Stanley Morison, Sang Pembuat 'Times New Roman'

Kecintaannya
pada Tuhan membuatnya banyak membaca buku-buku religius, bahkan karya
tipografinya yang pertama juga ditujukan untuk gereja. Setelah keluar
dari The Pelican Press, ia bekerja untuk Cloister Press di Manchester.
Banyak desain-desain terbaiknya dihasilkan saat ia bekerja di perusahaan
ini. Lagi-lagi, karyanya banyak mencerminkan latar belakang gereja
katolik, hal ini terlihat pada ilustrasi dan berbagai macam dekorasi
yang ia gunakan. Karena ia sangat membenci perang, gerakan antiperangnya
membuat ia sempat dipenjara selama empat tahun (1914-1918).
Selama
kurang lebih 30 tahun (1929-1960) Stanley Morrison menjadi konsultan
huruf untuk koran The Times di London, Inggris. Sebagai konsultan huruf,
pada tahun 1931 ia mengatakan pada Times, ”The Times merupakan koran
yang telah memiliki pelanggannya sendiri, kita memerlukan sebuah huruf
yang tidak sama dengan barang dagangan pada umumnya, huruf itu harus
baik pada dasarnya, namun juga mencerminkan kekuatan dari garis,
konsistensi, dan ekonomis bagi The Times”.

Karena
kata-katanya itulah, 3 Oktober 1932 menjadi hari pemasaran jenis huruf
“Times” ke khalayak ramai, karena pada hari itu untuk pertama kalinya
koran The Times dicetak dengan menggunakan jenis huruf yang dinamai
seperti koran itu sendiri. Stanley Morisson bukan satu-satunya orang
yang berada di balik layar kesuksesan huruf tersebut. Ia juga dibantu
temannya bernama Victor Lardent sebagai orang yang menggambar rancangan
huruf ini.
Huruf bernama Times ini dengan cepat menjadi sangat
populer pada masa itu, banyak digunakan di koran, majalah, maupun buku
lapor*an tahunan perusahaan. Huruf ini didaftarkan lisensinya ke The
Monotype Corporation di Inggris, namun juga didaftarkan ke perusahaan
lisensi Linotype di Amerika, karena koran The Times banyak mendaftarkan
lisensi dari produk-produknya ke Linotype. Akhirnya, pada tahun 1945,
The American Linotype Company mendaftarkan nama dagang ”Times Roman”
secara terpisah, bukan sebagai bagian dari The Times ataupun Monotype.
Di sinilah terjadi perbedaan nama untuk penggunaan huruf ini dalam
komputer. Linotype dan perusahaan-perusahaan di bawah lisensinya seperti
Adobe dan Apple Macintosh menggunakan nama ”Times Roman”, sedangkan
Monotype dengan perusahaan-perusahaan di bawah lisensinya seperti
Microsoft meng*gunakan nama “Times New Roman”.
Pada era ’80-an,
Monotype mendesain ulang Times New Roman dan mengklaim bahwa huruf yang
di desain ulang ini lebih baik daripada Times Roman yang dimiliki
Linotype. Karena tidak mau kalah, pada periode waktu yang berdekatan,
Adobe-Linotype juga meluncurkan seri baru dari huruf Times, yang tentu
saja mereka mengklaim huruf yang baru juga lebih baik dibanding huruf
milik Monotype. Pada kenyataannya, sebagian atau mungkin seluruh
pengguna huruf ini tak akan menyadari atau bahkan tak akan
mempermasalahkan perbedaan di antara keduanya walaupun huruf-huruf
tersebut dicetak sangat jelas dengan ukuran 10 pt dalam resolusi tinggi
300 dpi.
Lepas dari berbagai pertentangan di atas, terbukti bahwa
Stanley Morrison telah berhasil menciptakan huruf yang baik dengan ciri
khasnya tersendiri sehingga jenis huruf ini terus dikenang dan digunakan
oleh banyak kalangan hingga saat ini. Ia meninggal pada 11 Oktober 1967
di London, Inggris.
Fonts:
Times™ (1931), Times™ Ten (1931), Times™ Eighteen (1931), Times™
Central European (1931), Times New Roman™ (1932), bekerja sama dengan
Victor Lardent). Fonts: Times™ (1931), Times™ Ten (1931), Times™
Eighteen (1931), Times™ Central European (1931).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar